Sindrom Reiter: Tiga-serangkai konjungtivitis, urethritis, dan arthritis serta manifestasi-manifestasi lainnya
Wednesday, January 27, 2010
Sindrom Reiter, yang juga dikenal sebagai arthritis reaktif, adalah tiga serangkai dari konjungtivitis, urethritis, dan arthritis yang terjadi setelah sebuah infeksi, khususnya infeksi pada saluran urogenital atau gastrointestinal. Manfiestasinya pada kulit cukup umum, termasuk keratoderma blennorrhagicum, circinate balanitis, vulvitis ulseratif, perubahan kuku, dan lesi-lesi oral. Dari sudut pandang epidemiologi, penyakit ini lebih umum pada laki-laki, walaupun beberapa kasus telah dilaporkan pada anak-anak dan perempuan. Patofisiologinya belum diketahui, tetapi faktor-faktor infeksi dan imun kemungkinan terlibat. Gambaran klinis, keparahan, dan prognosisnya bervariasi. Pengobatan cukup sulit, khususnya pada pasien positif-HIV. Prognosis bervariasi; 15% sampai 20% pasien bisa mengalami komplikasi kronis parah.
(J Am Acad Dermatol 2008;58:113-21)
download file terjemahan (bahasa Indonesia)
Penting: Anda akan diarahkan ke halaman download setelah mengklik link download terjemahan bahasa Indonesia di atas. Anda harus mengisi sebuah survei yang muncul otomatis sebelum link download terbuka.
RSS Feed
Twitter